Dear Cynthia,

Aku kirim messages pake blog ini aja yah? Biar mereka smua tahu pun juga tak apa kan?

Alhamdulillah aku baik2 aja saat ini kecuali…. yah itu….aku tak bisa gambarkan apa yg kurasakan saat ini, setelah kepergian ibunya Panji.

Kepedihan itu begitu dalam kurasakan, sebab justru ia pergi saat kami berdua telah mau saling mengerti & sepakat untuk memulai lagi lembaran hidup baru, dan……………. aku baru akan mulai rintis, untuk menerbitkan buku2 ku, dan kuharapkan ia dapat ikut membaca setidaknya satu buku……yaitu: KEMUNING, yang berisi kisah tentang diriku & dirinya beserta anak2. Yah tentu saja dengan harapan, buku itu dapat membuatnya lebih mengerti & memahami diriku dan semua keterjepitanku serta, apa saja yg telah aku pikirkan & usahakan selama  ini, untuk tetap survive, dan hidup selamat demi kedua putraku.

Aku pun juga tak bisa melupakan kesedihanku sebab ia pergi tepat dihari Ulang Tahun Dhana anak ke dua ku, seakan ia ingin agar tetap dapat selalu kami ingat, khususnya pada diriku yang hampir tak pernah lupa tanggal & hari ulang tahun kedua anakku namun selalu lupa pada hari ulang tahunnya. Yah, itulah satu diantara banyak kesalahanku padanya.

Trus, di blog ini pula aku sekalian muat foto2ku yg terbaru. Baru kuambil hari ini, terpaksa ke dekat Ponpes Assalam lagi nih. yg ada webcamnya.

Lalu buku2ku, terpaksa aku revisi lagi, namun yang telah terjual, sebagian bagi yg menginginkan untuk sementara dapat ajukan klaim dan aku tarik / ganti nanti bila mereka menginginkannya. Soalnya, mulai kini akan ada sebuah Penerbitan yg akan mengeluarkannya [ Buku Mission Impossible Operations Ninja 07 Vs 168 Jam di sandera].

Juga  Buku2 ku yang lain, yaitu:

KEMUNING [Biografi ku dg Sri Andriarsi, mendiang istriku]

FENOMENA & KEAJAIBAN CINTA,

SAMARA ASMARA ASRAMA CINTA.

BUAH PIKIR [Kumpulan dari renungan2ku].

lain2nya belum ku masukkan di sini, namun moga aja lancar2 aja, nanti dapat segera diterbitkan beberapa dari itu semua, dan aku dapat mulai bernapas lega, ada sedikit modal untuk biaya hidup aku & anak2ku.

Soal meutya Hafid, aku tak perlu lagi pikirkan. Entah nantinya, namun yang jelas, untuk terima dia lagi pun aku ini sulit sekali hatiku untuk bisa menerimanya, lagi saat ini, kecuali bila ia dapat buktikan, kalau ia tidak bersalah dan benar2 masih suci. Aapakah seorang Pelacur macam dirinya dapat tunjukkan bukti macam itu?

Udah yah?  Next Time kita ketemu lagi.

I love U, & salam juga buat Anita serta Rekan2 lainnnya. Bye….

Dariku,

Bobby Meidianto.